JAMBI – Untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1445 H, Persatuan Masyarakat Aceh (PMA) Provinsi Jambi mengadakan Acara Peringatan di Gedung Meunasah, Jl Untung Suropati, Depan Asrama Kodim, Jelutung, Kota Jambi, pada Minggu (29/10).
Istimewanya, acara yang diadakan oleh perkumpulan masyarakat Serambi Mekah ini, diadakan dengan mendatangkan Tim Sholawat Al Barzanji langsung dari salah satu Pesantren di Aceh. Dua pembaca sholawat yang didatangkan tersebut, adalah; Tgk Muntasar dan Tgk Ipan Maulana. Keduanya membacakan sholawat dengan didampingi oleh Tim Sholawat yang ada di PMA Aceh.
Sholawat Al Barzanji adalah; Sholawat yang dibawakan dalam Acara Maulid Nabi Muhammad SAW, yang isinya adalah sejarah Nabi, dimulai dari kelahiran hingga wafatnya. Al Barzanji ini dibacakan di dalam acara Maulid, dengan tujuan untuk menambah kecintaan umat muslim pada Nabi Muhammad SAW.
Acara ini juga dihadiri oleh Gubernur Jambi Al Haris, diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Pemerintahan Provinsi Jambi, Tema Wisman S.Pi.
Mewakili Gubernur Jambi, Tema Wisman menyatakan, menyambut baik acara keagamaan yang diadakan oleh perkumpulan masyarakat Aceh tersebut. Hal ini dinilai sebagai kegiatan positif yang sangat layak untuk ditiru oleh perkumpulan masyarakat lainnya yang ada di Provinsi Jambi.
Dikatakan oleh Tema Wisman, Pemprov Jambi berharap, Peringatan Maulid Nabi yang kita peringati setiap tahunnya ini, tidak hanya sebagai seremoni belaka. Tapi sebagai momentum untuk menambah bekal ilmu, mengevaluasi diri sejauh mana kita menjalankan tuntunan Nabi Muhammad dalam berakidah, beribadah dan berakhlak.
Hingga dalam peringatan Maulid Nabi ini, selain mampu meningkatkan kualitas keimanan dan ibadah kepada Allah SWT, kita juga mampu meningkatkan persaudaraan dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan.
Menurut Tema Wisman, Nabi Muhammad SAW adalah figur pendidik umat Islam yang Cerdas, dengan nilai-nilai luhur keteladanan akhlak dan pemikiran, yang kini menjadi rule mode bagi setiap muslim di dunia. Tidak terkecuali pemimpin-pemimpin muslim di dunia.
“Saya mengajak seluruh jamaah yang ada di acara ini, untuk bersama-sama meningkatkan kualitas perbuatan dan sikap kita dengan meneladani Rasulullah dalam segala bidang kehidupan. Mari kita bersinergi dan berkolaborasi dalam menjalankan pembangunan daerah Provinsi Jambi yang kita cintai ini”, ajak Tema Wisman.
Selanjutnya, menurut Tema, era digital saat ini telah membawa banyak perubahan, baik dampak positif maupun negatif, Hal ini tentunya menjadi tantangan baru dalam menjalankan berbagai aspek kehidupan. Untuk itu, sangat diperlukan sekali peran orangtua, dalam mendidik anak-anaknya, untuk meningkatkan kecintaan generasi muda pada Nabi Muhammad SAW dan tetap mengambil contoh dan teladan dari Nabi Muhammad SAW, sebagi pedoman kehidupan.
Dalam acara ini dihadirkan sebagai penceramah, yakni; Ustadz Junaidi Nazir S. Pdi, yang dalam ceramahnya mengedepankan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW. “Orang yang tidak mengikuti risalah Nabi dalam kehidupannya, diibaratkan sebagai manusia yang masih hidup, namun jasadnya sudah mati”, ujar Ustadz Junaidi.
Dikatakan oleh Ustadz Junaidi, pada jaman jahiliyah dulu, sebelum kehadiran Nabi Muhammad, manusia hidup dalam kegelapan dan hal-hal yang tidak baik. Namun setelah kedatangan Nabi Muhammad, banyak petunjuk-petunjuk hidup mulia yang disampaikan oleh Nabi Muhammad.
Dua kelebihan umat Nabi Muhammad, menurut Ustadz Junaidi adalah: pertama; imannya kuat dan sangat percaya pada apa pun yang disampaikan oleh Nabi Muhammad. Kedua; umat Nabi Muhammad beriman pada Nabi dan Rasul.
Dalam acara peringatan Maulid ini, PMA juga melakukan santunan terhadap anak yatim.
Sementara itu, salah seorang Pemuka Masyarakat Aceh di PMA Jambi, Tgk Fadlullah, dalam kesempatan yang sama mengatakan, jika PMA selama ini selalu mengadakan acara-acara yang sama, pada setiap kesempatan. “Selain Maulid, setelah ini kita juga akan mengadakan Dzikir bersama, untuk memperingati Maulid ini”, ujarnya. (Tj)








