Penandatanganan Pakta Integritas Kandidiat Gubernur dengan KPK, Hanya CE yang Tak Hadir

Politik367 views

Jambi – Komitmen untuk tidak melakukan korupsi, calon gubernur dan wakil gubernur Jambi meneken pakta integritas dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tak hanya Jambi, dalam pembekalan Pilkada Berintegritas 2020 yang dilakukan secara virtual ini juga diikuti oleh Jawa Tengah, Sulawesi Tengah dan Maluku.

Pada penekanan yang disaksikan langsung oleh pimpinan KPK Alexandre Marwata ini, terlihat untuk Provinsi Jambi hanya cagub nomor urut 1 Cek Endra yang tidak hadir dan hanya mengutus cawagubnya Ratu Munawaroh.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Direktur Media Center CE-Ratu, Desy Ariyanto mengatakan jika beliau (Cek Endra red) saat ini sedang sakit dan surat keterangan sakit dari dokter juga sudah ada.

“Dokter menyarankan beliau untuk istirahat total, ini sebenanrya sudah hari kedua beliau sakit. Keinginan beliau untuk hadir, tapi karena kondisi sakit yang menyebabkan beliau tidak hadir,” kata Desy.

Adapun sembilan poin yang tercantum dalam pakta integritas itu yakni sebagai berkut:

1. Tidak melakukan tindak pidana korupsi.

2. Tidak melakukan politik uang dalam Pilkada

3. Mendukung upaya pendidikan anti korupsi, penindakan dan pencegahan korupsi.

4. Patuh melaporkan LHKPN dan menolak gratifikasi

5. Membuat visi, misi program mencerminkan semangat anti korupsi

6. Peduli kepada pemilih, merakyat, dan berpihak pada keadilan

7. Menghindari konflik kepentingan seperti lolusi dan nepotisme

8. Bergaya hidup sederhana, melayani dan selesai dengan dirinya.

9. Berani dan bertanggung jawab dalam setiap keputusan demi tegaknya integritas.

Untuk diketahui, di Provinsi Jambi pada penandatanganan pakta integritas ini tidak hanya dihadiri cagub dan cawagub, tapi juga turut dihadiri kandidat di Pilbup Tanjab Barat, Pilbup Tanjab Timur, Pilbup Batanghari, Pilbup Bungo dan Pilwako Sungai Penuh.(*)

Baca Juga:  Cek Endra Kembali Bombardir Basis Haris

Komentar