Lima SKPD Jadi Sasaran Vaksinasi Covid-19

Sarolangun215 Dilihat

SAROLANGUN,- Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Kesehatan melakukan Vaksinasi Covid-19 terhadap lima SKPD yang berhubung langsung terhadap masyarakat (Pelayanan Publik, Red).

Perihal ini dilakukan mengingat Vaksinasi merupakan prosedur pemberian suatu antigen penyakit, biasanya berupa virus atau bakteri yang dilemahkan atau sudah mati, bisa juga hanya bagian dari virus atau bakteri. Tujuannya adalah untuk membuat sistem kekebalan tubuh mengenali dan mampu melawan saat terkena penyakit tersebut.

Sebenarnya, sistem kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit bisa terbentuk secara alami saat seseorang terinfeksi virus atau bakteri penyebabnya. Namun, infeksi virus Corona memiliki risiko kematian dan daya tular yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan cara lain untuk membentuk sistem kekebalan tubuh, yaitu vaksinasi.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Haris Faiddillah mengatakan untuk vaksinasi Covid-19 yang dilakukan pada tanggal (09/03/2021) ada lima SKPD yakni Dukcapil, DPTSP, Polres Sarolangun, Kejaksaan BPKAD.

“lokasinya di kantor masing-masing khusus pelayanan publik dan sebelum dilakukan Vaksinasi ini, terlebih dahulu dilakukan observasi, Skrening, jadi ada tahapan sebelum disuntik, “Ujarnya

Sasarannya Kata Harus, sesuai dengan jumlah pegawai, dan tujuan dari vaksinasi ini merupakan untuk kekebalan imun tubuh seseorang apalagi dinas yang berhubungan langsung dengan masyarakat (Pelayanan Publik).

“Ini merupakan vaksinasi yang pertama, dan untuk vaksinasi yang kedua dengan jarak waktunya dua pekan kemudian, seluruh staf dan honorer yang berada di SKPD. “Jelasnya

Saat disinggung apakah ada penolakan yang dilakuka oleh peserta Vaksinasi Covid-19 ? Haris mengatakan selama pihaknya melakukan kegiatan Vaksinasi tersebut belum ada penolakan.

“Kalau penolakan tidak ada, namun untuk proses penyuntikan ini ketika seseorang terdapat penyakit yang memang tidak bisa ditangani disini tentu tidak kita lakukan penyuntikan, nantinya akan dianjurkan kepada dokter. “Bebernya (Ajk)

Baca Juga:  Juliana Klarisa Berhasil Sumbang Emas PON XX Papua