Gerakan Cipayung Sumut Diduga Ditunggangi, HMI Binjai Kecam Formatur Badko HMI Sumut

Nasional110 views

Binjai – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Binjai mengecam gerakan yang dibangun oleh Abdul Rahman selaku Formatur Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Sumatera Utara dalam mengkonsolidir kelompok gerakan cipayung meminta Kapolri Mundur atas peristiwa kematian Brigadir J

Ketua Umum HMI Cabang Binjai, Nofrizal AN khawatir tindakan Abdul Rahman mengatasnamakan Institusi Badko HMI Sumatera Utara ditunggangi oleh sekolompok orang yang memilik kepentingan menurunkan Jabatan Kapolri dengan modus pengusutan kasus Brigadir J. Menurutnya Abdul Rahman tidak bisa menggunakan Nama Institusi Badko HMI Sumut, karena persoalan Badko HMI Sumut masih dalam pembahasan PB HMI dan yang bersangkutan juga belum resmi dilantik.

“Saudara Abdul Rahman ini tidak boleh membawa nama institusi Badko HMI Sumut karena persoalan Badko masih dalam pembahasan PB HMI dan yang bersangkutan belum dilantik, Apalagi sampai menggunakan organisasi untuk menyerang Personal Pejabat negara tanpa dasar yang jelas. Saya khawatir tindakannya ditunggangi oleh sekolompok orang yang memilik ambisi menurunkan Jabatan Kapolri dengan modus pengusutan kasus Brigadir J. Padahal kasusnya telah terkuak dengan terang, dimana Kapolri turun tangan langsung menangani kasus ini tanpa pandang bulu”. Ucapnya

Menurut Inov sapaan akrabnya, gerakan yang dilakukan abdul rahman sangat kontradiktif dengan reaksi publik, seharusnya Jika publik objective melihat proses penanganan kasus kematian Brigadir J, mestinya kata dia tindakan tegas kapolri mendapatkan apresiasi besar dari semua pihak.

“Gerakan yang meraka buat itu sangat kontradiktif dengan reaksi publik, seharusnya Jika kita mau objective melihat proses penanganan kasus kematian Brigadir J, mestinya tindakan tegas beliau diapresiasi. Ini malah ada upaya opini publik mau dipaksakan menyerang Pak Kapolri dengan isu tidak bertanggung jawab, ini kan ngawur dan aroma ditungganginya tercium”, Bebernya

Baca Juga:  Bom Bunuh Diri di Katedral, Kapolri: Masyarakat Tidak Usah Panik, Kami Sedang Dalami Pelakunya

Pihaknya meminta keluarga besar HMI Sumatera Utara untuk menyikapi persoalan tersebut secara serius, agar Abdul Rahman tidak membawa institusi Badko HMI Sumut pada agenda-agenda yang merugikan Keluarga besar HMI.

“Kami minta Kader, Alumni dan keluarga besar HMI Sumatera Utara menyikapi persoalan ini secara serius, agar Abdul Rahman tidak membawa institusi Badko HMI Sumut pada agenda-agenda yang merugikan Keluarga besar HMI”, Tuturnya

Ia menyarankan Abdul Rahman focus terhadap pembenahan internal Badko HMI Sumatera Utara, ketimbang melakukan penggiringan opini publik dengan dasar tidak jelas, apalagi ditujukan untuk menyerang atau menjatuhkan personal pejabat negara

“Lebih baik focus pembenahan internal Badko HMI Sumatera Utara, ketimbang ia ikut-ikutan melakukan penggiringan opini publik dengan dasar tidak jelas, apalagi ditujukan untuk menyerang atau menjatuhkan personal pejabat negara, ini jelas merugikan HMI secara keseluruhan”, Tutupnya (ir)

Komentar