Bungo Jadi Tuan Rumah Rakor Forkopimda se-Provinsi Jambi

Bungo224 Dilihat

TOPIK BUNGO, – Kabupaten Bungo menjadi tuan rumah Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Jambi. Rapat tersebut dilaksanakan di Ballroom Hotel Semagi Bungo, Selasa (8/3/2022) pagi.

Sebelum menghadiri rapat, Bupati Bungo H Mashuri menyambut kedatangan Gubernur Jambi Al Haris beserta tamu undangan lainnnya untuk sarapan pagi di Rumah Dinas Bupati Bungo.

Selain Gubernur, hadir Juga Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Zulfikar Achmad, Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Jambi, serta tamu undangan lainnya.

Dalam Sambutannya Bupati Bungo selaku tuan rumah dalam acara ini menyampaikan ucapan terima kasih atas ditunjuknya Kabupaten Bungo sebagai tuan rumah Rakor Forkopimda se-Provinsi Jambi.

“Permasalahan yang ada di Kabupaten Bungo mungkin hampir sama dengan daerah lain, yakni terjadinya kelangkaan minyak goreng dan melonjaknya harga sembako,” ujar Bupati Mashuri.

Namun demikan, Pemkab Bungo sudah melakukan berbagai upaya, diantaranya melaksanakan operasi pasar khususnya minyak goreng yang bekerjasama dengan pihak bulog dan perusahaan.

“Sedangkan untuk penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bungo sudah berhasil menekan angka terkonfirmasi dari minggu sebelumnya itu berkat kesadaran masyarakat dalam menaati protokol kesehatan termasuk meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mengikuti vaksinasi,” sambung Bupati Mashuri.

Hal itu tidak terlepas dari kerjasama dengan Polres Bungo dan Kodim Bute.
Terus berupaya mengejar target angka vaksin baik dosis 1, 2, dan 3.

Terakhir, Bupati Bungo mengucapkan permohonan maafnya jika ada hal yang kurang baik dalam rakor tersebut.

“Kami mohon maaf kalau ada hal-hal yang kurang berkenan dalam rakor yang berlangsung di Bungo,” ujar Mashuri.

Sementara itu, dalam arahannya Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan ada tiga masalah yang menjadi fokus rakor kali ini.

Baca Juga:  Wabup Apri Hadiri Wisuda Strata 1 Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio yang ke 40 Tahun 2022

“Pertama, masalah kelangkaaan minyak goreng. Pemerintah provinsi jambi sudah berupaya untuk mencari solusinya diantaranya sudah memanggil pihak perusahaan serta distributornya untuk tidak menahan dan menjual keluar daerah minyak goreng yang diproduksi, dan mereka sudah sepakat secara bersama sama untuk mengatasi masalah tersebut,” ujar Gubernur Al Haris.

Kedua, masalah akibat dari Invasi Rusia ke Ukraina, sedikit banyak ada dampak dari perang antara kedua negara tersebut bagi perekonomian Indonesia, karena kedua negara tersebut merupakan pengimpor bahan baku seperti kedelai dan gandum. “Semenjak perang terjadi impor bahan tersebut terhenti tentu mengganggu para produsen bahan makanan untuk mendapatkan dan memproduksi seperti, tahu, tempe, dan lainnya,” tutur Haris lagi.

Ketiga, Masalah lonjakan Covid-19 dan perlu diambil langkah-langkah untuk mengatasinya diantaranya mempercepat program vaksinasi, termasuk anak sekolah umur 6 sampai 12 tahun dan untuk para lansia.

Dan diakhir sambutannya Gubernur Jambi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Bungo Mashuri atas penyambutan dan persiapannya dalam mensukseskan acara Rakor Forkopimda se-Provinsi Jambi tersebut. (Tj)

Jangan Lewatkan